Diego Costa Tak Dendam Pada Conte

pemain penyerang Chelsea

Ruciane-Nida – Seperti yang telah diketahui, bahwa awal musim lalu pemain penyerang Chelsea bernama Diego Costa telah menerima sebuah pesan singkat dari pelatihnya, yaitu Antonio Conte. Isi pesannya mengabarkan bahwa ia tak lagi diinginkan Conte untuk kembali masuk ke dalam timnya. Namun demikian, ia justru mendapatkan apa yang ia inginkan.

Bagaimana tidak, setelah dilepas oleh Conte dari Chelsea, Costa justru ingin kembali untuk bergabung dengan tim lamanya, yaitu Atletico Madrid. Meski demikian, ia mengatakan bahwa itu tak membuat Costa memiliki dendam terhadap Conte.

Sayangnya, saat ini Atletico masih sedang menjalani masa hukuman transfer dari FIFA hingga Januari 2018. Disisi lain, Chelsea juga tak mau melepas Diego Costa dengan harga murah. Atletico yang telah menawar Costa pun gagal mendapatkan Costa di bursa transfer. Itulah yang membuat Costa menjadi semakin enggan untuk kembali ke Chelsea. Ia bersikeras untuk tetap di Brazil dan berharap akan ada kata sepakat antara Atletico Madrid dengan The Blues.

Hingga pada akhirnya, apa yang ia inginkan tersebut ia dapatkan. Penantiannya untuk kembali ke lapangan hijaupun akan segera berakhir. Meski Atletico saat ini masih dalam masa menjalani sanksi, namun Diego Costa masih tetap diijinkan untuk bisa mengikuti latihan dengan tim demi menjaga performanya nanti. Usut punya usut, Atletico Madrid harus merogoh kocek sebesar 58 juta poundsterling untuk mendapatkan Costa.

Perpindahan Diego Costa ini turut mengakhiri berita miring antara Costa dan Conte. Pasalnya, sempat terdengar kabar bahwa musim lalu hubungan antara keduanya sempat meregang atas kejadian tersebut.

Akan tetapi, pemain penyerang Chelsea tersebut menampik kabar tersebut. Ia mengaku bahwa hubungannya dengan Conte baik-baik saja. Ia mengaku tak pernah menyimpan dendam kepada Conte meskipun Conte telah bersikap tegas untuk tidak lagi memasukkan Costa lagi ke dalam timnya pada musim ini. Costa telah melupakan segala yang terjadi diantara mereka berdua. Justru Ia juga mengaku bahwa ia tak pernah marah kepada siapapun, karena ia mencintai klub dan fansnya di sana.

ˆ Back To Top